
Dengan wujud manusia tidak berdosa pada siang hari, seorang werewolf (siluman serigala) berubah pada malam hari menjadi mahluk buas seperti serigala. Dia menyerang korban-korbannya dengan kegasanan cakar dan taringnya, mencabik daging dari tulang, atau menggali mayat-mayat dari kuburan untuk memuaskan rasa lapar akan danging manusia, yang tidak pernah terpuaskan. Keyakinan akan adanya sosok mengerikan ini mungkin terpicu oleh ketakutan akan serigala sungguhan, yang lolongan panjangnya bisa terdengar di seluruh hutan pada malam hari. Keyakinan akan serigala jadi-jadian ini khususnya sangat kuat di eropa abad pertengahan, dan ratusan orang tidak bersalah telah di hukum mati akibat prasangka masyarakat yang ketakutan. Sebagian dari mereka benar-benar mampercayai bahwa diri mereka adalah siluman srigala dan mengakui "perbuatan jahat" mereka. sebenarnya mereka menderita suatu penyakit kejiwaan yang disebut lycanthropty.

Tahukah Kamu?
- Di eropa abad pertengahan, banyak orang yang diadili karna dituduh sebagai siluman srigala. Salah satu persidangan terakhir di adakan pada tahun 1720 di salzburg, austria
- Dalam cerita- cerita rakyat eropa, kadang siluman srigala berubah menjadi vampir setelah mereka mati, dan melanjutkan kekuasaan teror mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar